Minggu, 03 Mei 2015

BEDAH JURNAL

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA (SOFT SKILL)

Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Variabel Pemediasi Kepuasan Kerja Pada PDAM Kota Madiun.”


Di susun Oleh  : 

                                                  Nama      : Succy Rasmizar
                                                  NPM       : 2A214467
                                                  Kelas       : 1EB02






JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA






Bedah Jurnal

Judul
Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Variabel Pemediasi Kepuasaan Kerja Pada PDAM Kota Madiun

Penulis 
                               Harry Murti, Veronika Agustini Srimulyani

Tujuan Penelitian
                                  Tujuan penelitian yaitu :
a.      Untuk menguji pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja pegawai di PDAM kota    Madiun.
b.       Untuk menguji pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai di PDAM kota Madiun.
c.      Untuk menguji pengaruh kepuasaan terhadap kinerja pegawai di PDAM kota Madiun.
d.      Untuk menguji bahwa kepuasaan kerja merupakan variabel pemediasi antara motivasi  dengan kinerja pegawai.

Manfaat Penelitian
Manfaat Penelitiannya yaitu :
a. Implikasi Praktis bagi PDAM kota Madiun
Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi (JRMA); Vol. 1 No. 1, Februari 2013. Bagi direktur PDAM kota Madiun, penelitian ini dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui pemberian motivasi yang diharapkan menciptakan kepuasaan pegawai dan selanjutnya meningkatkan kinerja perusahaan.
b.  Implikasi Teoritis
Bagi peneliti kepuasan pegawai dan kinerja pegawai, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi mengenai pengaruh motivasi terhadap kinerja perusahaan dengan kepuasaan kerja sebagai variabel pemediasi.

Variabel
Motivasi, kepuasaan kerja, kinerja pegawai

Teknik Analisis Data
Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 18.

Hasil Penelitian
·   Variabel motivasi diperoleh thitung sebesar 8,895 dengan signifikansi sebesar 0,000. Sehingga hipotesis yang menyatakan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja diterima.
·   Variabel motivasi diperoleh thitung sebesar 0,517 dengan signifikansi sebesar 0,606 sehingga hipotesis yang menyatakan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai ditolak. Sedangakan variabel kepuasaan kerja diperoleh thitung sebesar 5,609 dengan signifikansi sebesar 0,000 sehingga hipotesis yang menyatakan kepuasaan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai diterima.
·   Pengaruh total motivasi pada kinerja pegawai (0,41449) lebih besar daripada pengaruh langsung motivasi pada kinerja pegawai (0,052). Hasil ini menunjukan hipotesis keempat yang menyatakan bahwa kepuasan kerja merupakan variabel pemediasi terhadap motivasi dengan kepuasan kerja terdukung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar