BEDAH JURNAL
TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA (SOFT SKILL)
“Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Variabel Pemediasi Kepuasan Kerja Pada PDAM Kota Madiun.”
Di susun Oleh :
Nama : Succy Rasmizar
NPM : 2A214467
Kelas : 1EB02
JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Bedah Jurnal
Judul
Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Variabel Pemediasi
Kepuasaan Kerja Pada PDAM Kota Madiun
Penulis
Harry Murti, Veronika Agustini Srimulyani
Tujuan
Penelitian
Tujuan
penelitian yaitu :
a.
Untuk menguji pengaruh motivasi
terhadap kepuasan kerja pegawai di PDAM kota Madiun.
b.
Untuk menguji pengaruh motivasi
terhadap kinerja pegawai di PDAM kota Madiun.
c.
Untuk menguji pengaruh kepuasaan
terhadap kinerja pegawai di PDAM kota Madiun.
d.
Untuk menguji bahwa kepuasaan kerja
merupakan variabel pemediasi antara motivasi dengan kinerja pegawai.
Manfaat
Penelitian
Manfaat
Penelitiannya yaitu :
a. Implikasi Praktis bagi PDAM kota Madiun
Jurnal
Riset Manajemen dan Akuntansi (JRMA); Vol. 1 No. 1, Februari 2013. Bagi direktur PDAM kota Madiun,
penelitian ini dapat dipakai sebagai bahan
pertimbangan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui
pemberian motivasi yang diharapkan
menciptakan kepuasaan pegawai dan selanjutnya meningkatkan kinerja perusahaan.
b. Implikasi Teoritis
Bagi
peneliti kepuasan pegawai dan kinerja pegawai, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi mengenai
pengaruh motivasi terhadap kinerja perusahaan dengan kepuasaan kerja sebagai variabel
pemediasi.
Variabel
Motivasi, kepuasaan
kerja, kinerja pegawai
Teknik Analisis
Data
Teknik analisis data
dalam penelitian ini meliputi uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik,
dan uji hipotesis. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 18.
Hasil
Penelitian
· Variabel
motivasi diperoleh thitung sebesar 8,895 dengan signifikansi sebesar 0,000.
Sehingga hipotesis yang menyatakan motivasi berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan kerja diterima.
· Variabel
motivasi diperoleh thitung sebesar 0,517 dengan
signifikansi sebesar 0,606 sehingga hipotesis yang menyatakan motivasi berpengaruh
signifikan terhadap kinerja pegawai ditolak. Sedangakan variabel kepuasaan kerja
diperoleh thitung sebesar 5,609 dengan signifikansi sebesar 0,000 sehingga
hipotesis yang menyatakan kepuasaan kerja berpengaruh signifikan
terhadap kinerja pegawai diterima.
· Pengaruh total motivasi pada kinerja
pegawai (0,41449) lebih
besar daripada pengaruh langsung motivasi pada kinerja pegawai (0,052). Hasil
ini menunjukan hipotesis
keempat yang menyatakan bahwa kepuasan kerja merupakan variabel pemediasi terhadap motivasi dengan
kepuasan kerja terdukung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar